Jejak Aksara Jejak Sejarah...

Detik yang terlewati oleh manusia merupakan anugerah Tuhan yang tak akan mungkin bisa terulang, berputar atau mundur. Detik yang terlewati oleh manusia bagaimanapun adalah sebuah jejak hidup setiap manusia. Kita sering lupa akan jejak kita yang oleh kita sendirilah ia tercetak. Aku takut ia terus mengabur tanpa bekas dan sisa akan keberadaannya. Aksaralah yang membuat dia 'kan tetap ada. Untuk diingat, dipelajari, dikenang ataupun sekedar nostalgia sejenak...

Nama:
Lokasi: Jakarta, Indonesia

Senin, Desember 11, 2006

Bila Kau Ada Waktu
by : Epri Tsaqib


Bila kau ada waktu
lepaskan sejenak resahmu
duduklah sejenak di sampingku, menikmati
setiap bilah detik tersisa bersama temaram senja
sebelum malam melumatnya perlahan tanpa kata

Bila kau ada waktu
biarkan kita termangu bersisian
mengambil nafas panjang berulang tanpa suara
membiarkan setiap percik air telaga di kaki kita
memercik, melebar, bergelombang
membuyarkan warna-warna mega
memantulkan riak cahaya
menyimpannya di sudut hati kita yang bisu

Bila kau ada waktu
usah kau berkata banyak
karena :pantulan binar matamu adalah senja
yang akan selalu terlukis indah
di bingkai lembayung hatiku



comment : puisi ini karya orang lain. aq post di sini karena isinya ngena banget ke aq. Ketika di Selasar Sunaryo, seperti inilah apa yang aq rasakan kepada dia yang menemani aku

Label:

1 Comments:

Blogger amanda hadi said...

i'm not writing a poem, but this is the good one i think,,,

9:41 PM  

Posting Komentar

<< Home