Jejak Aksara Jejak Sejarah...

Detik yang terlewati oleh manusia merupakan anugerah Tuhan yang tak akan mungkin bisa terulang, berputar atau mundur. Detik yang terlewati oleh manusia bagaimanapun adalah sebuah jejak hidup setiap manusia. Kita sering lupa akan jejak kita yang oleh kita sendirilah ia tercetak. Aku takut ia terus mengabur tanpa bekas dan sisa akan keberadaannya. Aksaralah yang membuat dia 'kan tetap ada. Untuk diingat, dipelajari, dikenang ataupun sekedar nostalgia sejenak...

Nama:
Lokasi: Jakarta, Indonesia

Senin, Desember 11, 2006

Dia dan Jawaban


Aku terpisah
oleh deretan aspal padat,
ruang molekul oksigen
dan debu mikro makro yang melayang

Aku terbalut
oleh bekapan udara lembap,
resah diri dalam sendiri
dan rindu menatap tawanya

Aku terbuai
oleh desir harap menggebu,
aksara yang tersampaikan
dan mimpi 'tuk hadirkan dia

Aku teringat
oleh dia yang sedang berselimut hangat,
ketika dialog sedang terangkai
dan detik yang membawaku padanya

Jawaban, sebagai kunci yang aku perlu
Henti langkah atau terus berjalan
Hanya 'tuk membawanya ke hati
Adakah dia masih bersama?



Cikini, 25 September 2006
23:15

Label: